Penguatan Ekosistem Riset dan Kolaborasi Industri Melalui Eksplorasi Living Labs di Jerman

Penguatan ekosistem penelitian di perguruan tinggi kini tidak lagi hanya berfokus pada hasil publikasi akademis, melainkan pada sejauh mana riset dapat diintegrasikan secara nyata dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Di era perkembangan kecerdasan buatan yang pesat, keberadaan laboratorium riset yang adaptif serta kolaboratif menjadi sarana penting untuk mentransformasikan konsep teoretis menjadi solusi yang aplikatif.

Perspektif pengembangan tersebut menjadi fokus dalam agenda kunjungan akademik ke Jerman pada 22–23 Juni 2026 yang diinisiasi oleh Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ). Dalam kesempatan ini, saya hadir sebagai bagian dari delegasi BINUS University bersama perwakilan dari tujuh universitas di Indonesia untuk mengunjungi dua pusat riset kecerdasan buatan nasional Jerman, yaitu ScaDS.AI (Center for Scalable Data Analytics and Artificial Intelligence) dan Leipzig University. Agenda ini menjadi ruang dialog strategis untuk mengeksplorasi praktik terbaik dalam mengelola riset yang kolaboratif dan berdampak.

Rangkaian kegiatan diawali di ScaDS.AI Dresden/Leipzig, salah satu dari lima pusat kompetensi AI nasional Jerman, melalui eksplorasi fasilitas Living Lab. Selama kunjungan tersebut, para delegasi mengamati secara langsung demonstrasi riset mutakhir, termasuk platform pembelajaran mesin interaktif asanAI. Kegiatan berlanjut di aula bersejarah Old Senate Hall Leipzig University dalam sesi bertajuk “AI Innovation Partnerships between German Industry and Asian Academia”, membedah model kemitraan antara riset universitas dan kebutuhan sektor industri.

Eksplorasi terhadap model Living Lab di Jerman ini memberikan wawasan berharga mengenai pentingnya membangun ruang riset yang terbuka, produktif, dan berorientasi pada pemecahan masalah nyata. Pengalaman ini diharapkan dapat memicu inisiatif kolaborasi baru serta memperkuat ekosistem penelitian di BINUS University dalam menghasilkan inovasi berbasis kecerdasan buatan. Sinergi antara kedalaman akademik, kemitraan industri, dan jalinan internasional pada akhirnya menjadi fondasi utama bagi lahirnya ilmu pengetahuan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

#ArtificialIntelligence #LivingLab #ResearchCollaboration #GIZ #ScaDSAI #BINUSUniversity #SchoolOfComputerScience