Penguasaan kecerdasan buatan tidak hanya menuntut pemahaman teknis, tetapi juga cara berpikir yang terbuka terhadap konteks global. Selama satu semester mengajar Natural Language Processing (NLP) untuk mahasiswa Computer Science – Global Class, proses pembelajaran diarahkan untuk membekali mahasiswa dengan fondasi AI yang kuat sekaligus perspektif internasional yang relevan dengan dinamika teknologi saat ini.
Diskusi kelas tidak berhenti pada algoritma dan model, tetapi berkembang pada pemahaman teknologi NLP dalam konteks sosial. Pendekatan ini membantu mahasiswa memahami bahwa NLP bukan sekadar persoalan komputasi, melainkan juga berkaitan erat dengan cara manusia berkomunikasi dan memaknai informasi.
Dalam proses pembelajaran, mahasiswa diajak untuk mengaitkan konsep teoretis dengan studi kasus global, mulai dari analisis teks, pemrosesan bahasa alami dalam berbagai bahasa, hingga implikasi etis dari penggunaan AI berbasis bahasa. Di ruang kelas, mahasiswa dapat berkolaborasi, berpikir kritis, dan menguji gagasan dari sudut pandang yang beragam.
Pengalaman mengajar di Global Class juga mencerminkan arah pengembangan pendidikan tinggi di BINUS University yang semakin berorientasi global. Internasionalisasi pembelajaran bukan hanya tentang bahasa pengantar atau latar belakang mahasiswa, tetapi tentang membangun cara berpikir yang adaptif dan siap berkontribusi di ekosistem teknologi global.
#ArtificialIntelligence #NaturalLanguageProcessing #ComputerScience #BINUSUniversity #SchoolOfComputerScience
